Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Februari 2013

MLM? No Way!

Pernah diajakin ikut MLM sama teman?Terus apa jawaban anda? Pasti bervariasi ya, tapi akan banyak yang bilang "MLM? No Way! Amit-amit deh ikut bisnis gituan ", "MLM? Susah ah mesti cari-cari orang" atau "MLM? yang untung kan upline-uplinenya aja, alias yang ikut duluan."

Saya dulu juga termasuk orang yang anti MLM. Pokoknya nggak mau yang namanya ikutan bisnis beginian. Tapi akhirnya saya jatuh cinta dengan MLM di pertengahan tahun 2011. Saya merasa pekerjaan terasa dinamis karena harus belajar tiap waktu, merasa fun karena banyak bonus dan hadiah yang diterima juga merasa bermanfaat ketika saya membina partner kerja saya. Mau tahu  seperti apa? Simak yuk mulai dari pengertian MLM, peluang MLM di era modern dan keuntungan menjalankan bisnis MLM.

Pengertian MLM

MLM merupakan singkatan dari Multi Level Marketing atau disebut juga bisnis jaringan dan sekarang lebih populer sebagai network marketing. Berikut beberapa pengertian MLM yang saya ambil dari sini :
  1. Sistem bisnis yang dilakukan secara independen, yaitu tidak terikat kontrak kerja dengan perusahaan pengelola bisnisnya. Kemudian individu-individu ini membentuk jaringan untuk memasarkan produk dan jasa yang dari hasil penjualan pribadi dan jaringannya akan diperhitungkan untuk pemberian bonus.
  2. Inti dari bisnis ini digerakkan dengan jaringan baik vertikal atas bawah atau horizontal kanan kiri ataupun gabungan keduanya. (All About MLM oleh Benny Santosa halaman 28, Hukum Syara MLM oleh Hafidl Abdur Rohman, MA)
  3. MLM adalah strategi untuk memasarkan produk dimana penjual independen diperbolehkan  untuk merekrut penjual lain dan memperoleh komisi dari penjulan downline  mereka  (Richard Poe dalam bukunya Wave 4)
Jadi menurut pengertian di atas jelas ya bahwa MLM ini wajib hukumnya untuk merekrut atau mencari member baru. Nah biasanya inilah yang menjadi momok bagi sebagian besar orang untuk ikut  padahal di zaman serba modern ini MLM yang konvensional dan terasa menyebalkan itu bisa dirubah menjadi sesuatu yang menyenangkan lho.

Peluang MLM di Era Modern
Bagaimana peluang bisnis MLM di Era modern ini? 

Masih bersumber dari http://www.scribd.com/doc/12566827/1/Pengertian-MLM rupanya pada tahu 1980-an di Amerika Serikat terdapat lebih dari 500ribu jutawan dollar yang 20 persen diantaranya merupakan pebisnis MLM dan MLM mendapat kehormatan untuk diajarkan di Havard Bussiness School. Wuih Wuih sistem bisnisnya sampe masuk ke kurikulum kuliah ya...

Bahkan menurut Stanford Research dan Wall Street Journal menyatakan bahwa pada tahun 1990-1n sekitar 50 %- 60 % barang/jasa akan dijual melaui sistem MLM (Mr. Beverly nadler-Business Connection, Januari 1984).


Kenapa sih MLM bisa melaju begitu pesatnya terutama dalam hal ini di wilayah penelitian yaitu Amrika Serikat?. Hal ini dikarenakan MLM memiliki beberapa keunggulan diantaranya:
  • MLM bisa masuk ke setiap tingkat yaitu tanpa membedakan jenis kelamin, ras, latar belakang pendidikan, dan status sosial
  • MLM memberikan kesempatan yang sama bagi setiap orang untuk berpotensi memiliki penghasilan mulai dari jutaan hingga milyaran rupiah dan resiko kecil.
  • MLM juga bisa dikerjakan oleh orang yang telah memiliki profesi sekalipun, jadi bisa digunakan sebagai usaha sampingan.
Pada awal abad 21, MLM telah merombak formasi bisnis di banyak negara. Seperti kita lihat pada revolusi franchise, siapapun yang segera masuk dalam trend network marketing akan menjadi orang terkenal di dunia. Nanti kita akan melihat, MLM akan menjadi metode bisnis yang terkemuka. Dan selanjutnya dengan perkembangan internet akan semakin memudahkan anda untuk memperluas jaringan network marketing ke seluruh dunia. (http://www.scribd.com/doc/12566827/1/Pengertian-MLM)

Nah jelas banget kan MLM sangat potensial untuk dijadikan sandaran hidup bukan? Namun masih banyak yang meragukan, darimana mereka bisa membayar membernya sebanyak itu? Apakah ini bukan penipuan?

MLM yang memasarkan produk tentu bisa memberikan bonus yang besar tersebut dari hasil penjualan produknya. Dengan menerapkan sistem MLM maka biaya distribusi dan iklan akan sangat minim bahkan mendekati nol. Sedangkan dalam bisnis konvensional biaya distribusi dan promosi menghabiskan 70 persen harga retail. Nah nantinya sebagian dari keuntungan dari sistem MLM selain dibagikan kepada membernya sebagai biaya ganti promosi dan distribusi juga akan digunakan sebagai biaya riset dan pengembangan produk.


Keuntungan Menjalankan Bisnis MLM
Beberapa keuntungan menjalankan bisnis ini selain uang adalah:
  • Bertambah kawan dalam kancah pergaulan
  • Menambah wawasan dengan bertemu orang-orang baru
  • Belajar mengembangkan diri
  • Belajar memanajemen jaringan
Sedangkan dari segi finansial tentunya anda pernah mendengar financial freedom, ya kebebasan keuangan. Artinya penghasilan yang anda peroleh sudah lebih besar dari kebutuhan primer anda. Nah dalam bisnis MLM ini dikenal istilah penghasilan multiplikasi atau penghasilan yang berlipat-lipat. Misalnya bulan pertama anda memiliki penghasilan hanya 50 ribu di bulan kedua 100 ribu inilah yang disebut dengan penghasilan multiplikasi.Bahkan selain penghasilan multiplikasi diperoleh juga bonus berupa mobil mewah, jalan-jalan ke luar negeri dan lain sebagainya sesuai dengan sistem MLM masing-masing.

Berbisnis MLM juga perlu sabar ya karena diperlukan waktu sekitar 2 hingga 5 tahun untuk meraih kesuksesan. Bahkan selain dapat dinikmati hingga pensiun penghasilan dari MLM juga dapat diwariskan ke anak cucu !

Jangan lupa ya untuk membaca Tips memilih MLM

Rabu, 09 Januari 2013

Bertani vs Bisnis MLM

belanja bulanan3
Apa ya hubungannya bertani dengan bisnis MLM?

Hehehe nggak ada sih tapi ada kaitan dan kemiripannya.

Pemikiran ini saya dapatkan waktu saya ke lapangan mencacah petani dan pulang pergi kantor melewati orang yang menanam tanaman yang akhirnya setelah setahun saya lewati kini telah berbuah.

Jadi dimana kemiripannya?

Bertani itu prosesnya mengolah tanah, menabur benih, merawat dan memupuk kemudian berbuah. Jika hanya menabur benih tanpa diolah dan dirawat hasil buahnya tidak akan maksimal bahkan kadang layu dan tidak berbuah. Meskipun kadang-kadang tanpa mengolah tanah, merawat dan memupuk ada juga tanaman yang berbuah namun kalau petani ingin menghasilkan buah yang optimal maka keempat hal tersebut harus di lakukan.

Sama seperti bisnis MLM. Mengolah tanah ibarat modal awal yang harus dikeluarkan seperti biaya pendaftaran, modal belanja dan modal iklan/merekrut. Benih ibaratnya prospek, jika kita follow up terus lama-lama mereka, meskipun tidak semua, bisa menjadi member kita. Member baru ibarat benih yang baru tumbuh, jadi harus dirawat dan dipupuk. Untuk member baru tentu harus kita bina agar bisa menjadi sukse seperti kita. Kemudian jika jaringan berkembang member-member yang tadinya baru menjadi sukses itulah saat berbuah dan panen. Keuntungan akan lebih banyak karena jaringan kita banyak yang sukses, ibarat petani buahnya banyak dan kualitas super sehingga harganya mahal.

Kunci sukses menjadi petani pun mirip dengan menjadi pebisnis MLM. Petani harus tekun, ulet dan sabar karena menjadi petani memerlukan waktu yang tidak sebentar. Sama dengan bisnis MLM kita harus tekun, ulet dan sabar. Sabar menghadapi penolakan dan sabar mendapatkan hasil yang besar karena bisnis MLM juga bukan hanya bisnis jangka pendek tapi bisnis jangka panjang.

Semoga memotivasi anda yang sedang membutuhkan semangat.